X-Ray (Rontgen)
Modalitas pencitraan tertua dan paling sering dipakai. Cepat, murah, dan menjadi langkah pertama untuk banyak keluhan.
Prinsip kerja sinar-X
Tabung sinar-X mempercepat elektron dan menabrakkannya ke target logam (anoda, biasanya tungsten). Tumbukan ini menghasilkan foton sinar-X yang diarahkan melewati tubuh menuju detektor.
Setiap jaringan melemahkan (mengatenuasi) sinar-X secara berbeda. Tulang yang kaya kalsium menyerap banyak sinar sehingga tampak putih (radiopak). Udara di paru hampir tidak menyerap sehingga tampak hitam (radiolusen). Lemak, otot, dan cairan tampil sebagai gradasi abu-abu.
Lima kepadatan dasar pada foto polos, dari paling gelap: udara, lemak, jaringan lunak/cairan, tulang, dan logam.
Proyeksi dan posisi foto
Foto rontgen adalah gambar proyeksi 2D, jadi semua struktur yang dilewati sinar bertumpuk. Karena itu foto sering diambil dari dua arah yang saling tegak lurus.
| Proyeksi | Arah sinar | Contoh pemakaian |
|---|---|---|
| PA | Belakang ke depan | Foto toraks standar sambil berdiri |
| AP | Depan ke belakang | Pasien di tempat tidur, foto abdomen |
| Lateral | Dari samping | Melengkapi PA, tulang belakang |
| Oblique | Miring | Tangan, kaki, tulang belakang |
Jenis pemeriksaan berbasis sinar-X
Radiografi konvensional
- Foto toraks, tulang, abdomen
- Gambar diam satu kali paparan
Fluoroskopi
- Gambar bergerak secara langsung
- Barium meal, HSG, pemasangan kateter
Mamografi
- Dosis rendah, khusus payudara
- Skrining dan deteksi dini kanker
Dental
- Periapikal, bitewing, panoramik
- Gigi, akar, dan rahang
Kegunaan, kelebihan, dan keterbatasan
Kegunaan umum
- Patah tulang dan dislokasi
- Pneumonia, TB paru, efusi pleura
- Ukuran jantung
- Posisi selang dan kateter
- Benda asing tertelan
Kelebihan
- Cepat, hanya detik
- Murah dan tersedia luas
- Dosis rendah
- Bisa dibawa ke tempat tidur pasien
Keterbatasan
- Gambar bertumpuk
- Kurang detail jaringan lunak
- Tetap memakai radiasi pengion
Alur pemeriksaan rontgen
- Petugas mencocokkan identitas dan permintaan dokter.
- Pasien melepas logam dan memakai baju pasien bila perlu.
- Radiografer mengatur posisi tubuh, detektor, dan kolimasi.
- Pasien diminta menahan napas sebentar, lalu paparan dilakukan dalam sepersekian detik.
- Gambar dicek kualitasnya, lalu dikirim ke radiolog untuk dibaca.
Pertanyaan terkait
Apakah rontgen terasa sakit?
Tidak. Paparan sinar-X tidak terasa sama sekali. Yang mungkin tidak nyaman hanya posisi tubuh saat difoto.
Berapa lama hasil rontgen keluar?
Gambar langsung jadi dalam hitungan detik. Hasil bacaan (ekspertise) radiolog biasanya keluar dalam beberapa jam sampai satu hari, tergantung fasilitas.
Materi terkait
CT Scan
Gantry, Hounsfield Unit, windowing, jenis CT, dan kapan CT dipilih di IGD.
Baca materi →Modalitas 3MRI
Proton, relaksasi T1/T2, sekuens FLAIR dan DWI, serta jenis-jenis MRI.
Baca materi →PerbandinganPerbedaan X-Ray, CT, dan MRI
Tabel perbandingan dan panduan pemeriksaan mana untuk keluhan apa.
Baca materi →